
sambil ngopi seperti biasanya setelah sampai di kantor, aku baca koran via web, mataku tertuju ke halaman utama jawapos, terhenyak sebentar, istana pagaruyung terbakar. Teringat kembali ada jejakku tertinggal disana, tiga tahun lalu, sehabis ngunduh mantu acara pernikahan kami di pekanbaru, aku dibawa sama mama mertua keliling bukittinggi dan sekitarnya, termasuk ke istana pagaruyung, cantik dan megah, meski itu cuman replikanya saja. sejarah minangkabau terletak disana. menurut pengelola disana, kalau terbakarnya istana itu berarti ada suatu pertanda, Wallahualam.
(fotoku ama miswa di depan istana pagaruyung 27 desember 2003)